Little (Fun) Fact

Hmm setelah banyak baca-baca sejarahnya Red Army Choir, paling tidak sekarang aku bisa ngeringkes fakta-fakta ini. Selamat menikmati!!

SOLOIST

1. Soloist pertama : Viktor Nikitin (1938)

2. Soloist Tenor paling terkenal : Evgeny Belyaev

3. Soloist Bass paling terkenal : Leonid Kharitonov

4. Soloist yang keluar dari Alexandrov Ensemble secara tiba-tiba : Georgiy Vinogradov.

Sejarahnya sih gara-gara dia berantem dengan Perwira dari Polandia di bar, dan membuat nama pemerintahan Soviet tercoreng. Ada yang mengatakan pada tahun itu juga (1951) dia dikeluarkan, tapi ada juga versi lain kalau dia masih berada di Alexandrov Ensemble sampai tahun 1963. Karena sejak berantemnya itu, dia dikucilkan sampai-sampai rekaman dia nyanyi di tahun 1951-1963 itu hampir menghilang.

5. Soloist paling misterius : Viktor Nikitin

Nikitin pada tahun 1952

Gimana ga mau misterius, Nikitin baru dikenal masyarakat sekitar tahun 2009, itupun karena menemukan website dari Jepang tentang Alexandrov Ensemble, dan itu juga rekamannya beberapa hampir rusak. Tapi akhirnya setelah bisa “mengorek” dari Alexandrov Ensemble sendiri dan negara-negara yang pernah didatangi Nikitin, ketahuan mengapa dia misterius.

Ada beberapa pihak yang menegur Alexandrov Ensemble (termasuk pemerintah Soviet) karena mengizinkan Nikitin menggunakan bahasa Jerman dalam pidato berjudul “Auf gutem Weg Mit Guten Freunden” dan lagu “Im Schönsten Wiesengrunde”, serta “Heidenröslein” saat Berlin Peace Concert. Yah tau kan jaman-jaman setelah PDII, masih banyak yang merasa sentimen abis sama Jerman. Nikitin yang malu telah mencoreng nama Alexandrov Ensemble (padahal dari sejarahnya sih, Boris Alexandrov kayaknya juga ga nyalahin Nikitin soal lagunya) sempat menghilang dari audiens. Kemudian pada tahun 1952 dia mengundurkan diri setelah disetujui oleh Stalin, dan rekaman dia menyanyi setelah Berlin Peace Concert itu masih misterius.

Karena itulah mengapa catatan Alexandrov Ensemble tentang Nikitin sempat tidak ditemukan, terutama lagu apa saja yang dinyanyikan dia selama menjadi Soloist.

6. Soloist yang suaranya persis seperti soloist lainnya : Ivan Stolyar

Suaranya mungkin masih belum sekuat Leonid Kharitonov, tapi untuk yang tidak terlalu memperhatikan perbedaan mereka, suara Ivan Stolyar akan sangat sangat sangat mirip.

7. Soloist yang pernah salah disebut namanya : Nikolay Abramov

Kesian… Pada tahun 1965 saat rekaman video klip di Jerman, sebetulnya yang ikut adalah Vasily Eliseev, bukan Nikolay Abramov. Sialnya, ini berlangsung cukup lama hingga Alexandrov Ensemble baru menyatakan bahwa orang yang menyanyikan “Listen” adalah Vasily Eliseev.

8. Soloist yang mati muda : Vasily Eliseev

Umurnya baru 40 tahun saat itu. Tidak terlalu diketahui kapan meninggalnya, tapi pastinya setelah rekaman di Jerman pada tahun 1965.

9. Sampai sekarang masih belum bisa diketahui yang mana soloist asli Alexandrov Ensemble dan mana yang hanya bintang tamu, mengingat banyak sekali nama-nama soloist yang muncul selama ini. Tapi kalo rekamannya banyak dan dia banyak terlibat dalam konser Alexandrov Ensemble, sudah dipastikan dia adalah soloist asli Alexandrov Ensemble.

10. Soloist yang hanya punya satu partner duet seumur hidup : Leonid Kharitonov

Dia hanya duet dengan Ivan Bukreev, dengan lagunya Vasya-Vasilyok. Sebetulnya Kharitonov juga dikatakan pernah duet dengan Nikolay Abramov, tapi sampai sekarang rekaman mereka bernyanyi tidak ditemukan.

11. Viktor Nikitin pernah diduga berada di paduan suara

Mungkinkah dia Nikitin?

Di rekaman Tchaikovsky hall tahun 1965, Nikitin diidentifikasikan berada di barisan padus paling depan, urutan ketujuh dari kiri. Saat dilihat, memang raut mukanya hampir mirip dengan aslinya…

12. Evgeny Belyaev, Viktor Nikitin dan Ivan Bukreev
Tiga soloist ini yang paling sering dibanding-bandingkan karena suara tenor mereka yang khas dari semua soloist tenor. Belyaev dan Nikitin dibanding-bandingkan tentang lagu “Kalinka”.

Soal Belyaev vs Nikitin, perdebatan dari para penggemar masih belum abis-abisnya. Sebagian berpendapat kalo Nikitin itu suaranya lebih tradisional dan lebih menghayati daripada Belyaev yang hanya mengandalkan suara tingginya. Tapi sebagian lagi menyatakan kalau Belyaev lebih bisa sebagai “Tuan Kalinka” karena bisa menyanyi baris pertama di bait ketiga, lebih panjang daripada Nikitin, ditambah suara imutnya (emangnya bayi???) juga menghipnotis penonton…

Oke, lalu di dunia Barat, Bukreev digosipkan bahwa ia “telah dikalahkan” oleh Belyaev.
Untungnya, perdebatan dari para penggemar diselesaikan dengan pernyataan dari teman soloist mereka, Leonid Kharitonov. Pernyataan tersebut berisikan perbedaan antara mereka berdua, memang mereka sama-sama punya suara tenor yang khas, tapi Belyaev mempunyai suara tenor tinggi, sedangkan Bukreev mempunyai suara tenor rendah. Selesai deh…

——————————————–
PADUAN SUARA, ORKESTRA, TARI

1. Alexandr’ Alexandrov beberapa kali pernah meminta semua atasan untuk menambah paduan suara anak-anak (tentunya laki-laki).
Jawabannya selalu tidak karena alasannya cukup banyak. Tapi yang paling utama adalah karena saat itu Alexandrov Ensemble mengabdi pada Tentara Merah, dan mereka banyak pergi-pergi untuk perang dsb, terutama PDII. Anak-anak dibawah 19 tahun tidak diizinkan ikut. Lagipula tiap anak pasti punya semacam pengasuh perempuan, dan ditakutkannya pengasuh itu akan “mengganggu” personil Alexandrov Ensemble (kalian tahu kan maksudku?), dan itu akan menghancurkan karir mereka.

2. Dari semua bagian Alexandrov Ensemble, yang paling utama adalah Paduan Suaranya.

Bayangkan saja para soloist dan orkestra menyanyi sendiri, tapi tidak ada semacam “backsound”. Terasa ga asik kan? Walau hebatnya bila paduan suaranya menyanyi tanpa iringan orkestra, ditambah padus bass atau tenor dengan baik hati menjadi iringan lagunya, dan lagu itupun tetap enak didengar.

3. Padus sebelum tahun 1955 berjumlah 220. Setelah itu dipotong oleh Krushchev menjadi 80.

4. Seragam yang dipakai adalah gymnastyorka (pakaian tentara), paulet, celana berkuda dan sepatu boot. Lalu tahun 1970 diganti dengan seragam resmi Alexandrov Ensemble.

5. Kolaborasinya dan bintang tamunya banyak banget.
Yang baru aku tahu adalah kolaborasi pada tahun 1998 dengan Leningrad Cowboys, tahun 2009 dengan T.a.T.u.. Kemudian pernah juga didatangkan bintang tamu David Foster, Jean-Jacques Goldman dan Steve Barakatt juga lhoooo. Bintang tamu lainnya adalah Boris Feoktisov dengan balalaikanya, Molostov dengan terompetnya, dan Viktor Gridin dengan akordionnya.

6. Tarian yang paling sering dimainkan adalah Kamarinskaya, Zaporozhtsi, Tarian Pelaut dan Tarian Kavaleri Cossack. Sisanya yang pernah tapi tak begitu sering dimainkan adalah Tarian Persahabatan Tentara, Tarian Tentara, dan Tarian Festival.

7. Orkestranya Alexandrov Ensemble sebetulnya campuran antara tradisional dan modern.
Alat modernnya mungkin seperti terompet, bass, flute dan drum. Nah alat tradisional pun juga, yaitu domra, balalaika, akordion tombol, woodwinds, brass dan perkusi.

8. Mungkin selama kalian mendengar lagu Svyashchenaya Voyna, paduan suaranya selalu bernyanyi dengan semangat dan mewah.
Tapi mereka pernah menyanyikan Svyashchenaya Voyna versi lain pada tanggal 22 Juni 1941, tepat Tentara Nazi menyerang Moskow, dan itu bertepatan juga dengan rekaman lagu tersebut. Suara mereka saat itu seperti sangat panik tapi tak bisa lari. Aku rekomendasikan untuk mendengarnya, karena ini rekaman lagu Svyashchenaya Voyna terlangka!

9. Lagu paling populer, yang paling sering dinyanyikan Alexandrov Ensemble : Kalinka
Pastinya yang pertama kali mempopulerkannya adalah Viktor Nikitin saat Berlin Peace Concert 1948 (walau sebenernya uda dinyanyikan pada tahun 1946). Kemudian pada tahun 1963 oleh Evgeny Belyaev.

10. Ternyata ada versi lain dari pembentukkan Red Army Choir pada tahun 1928
Biasanya kalian melihat versinya adalah : dibentuk oleh Alexander Alexandrov pada tahun 1928. Tapi ternyata ada versi lainnya berdasarkan Arsip di Prague, yaitu…
Red Army Choir dibentuk oleh seorang direktur teater bernama Felix Nikolaevich Danilovich. Lalu dipilih direktur pertama dari tiga konduktor untuk memimpin, diantaranya Danilin, Chesnokov and Alexandrov. Disini terlihat jelas, bahwa pencipta Red Army Choir bukanlah Alexandrov.

Walaupun begitu, versi yang paling terpercaya adalah Red Army Choir dibentuk oleh Alexander Alexandrov pada tahun 1928, karena ada beberapa catatan biografi Stalin yang menyebutkan “Alexandrov” disitu. Serta arsip dari Alexandrov Ensemble sendiri.

11. Perbedaan nuansa lagu antara Alexander dan Boris
Bila diperhatikan, rekaman2 yang dibuat sebelum tahun 1948 akan terdengar berbeda banget dengan rekaman setelah tahun 1948. Oke maksud saya bukan karena kualitas suaranya, tapi nuansa yang ada.

Sebelum tahun 1948 akan terdengar seperti nuansa padus gereja gitu. Ya, Alexander memang pendidikannya lebih banyak di Katedral Kazan sebagai salah satu anggota padus. Kemudian ketika Revolusi Oktober, dia pindah ke sekolah musik dan mendapat gelar Profesor Musik.

Sementara rekaman setelah tahun 1948 terdengar opera dan aria. Nah kalo itu pasti hasil nuansa dari anaknya, Boris. Walopun Boris pernah sementara menjadi anggota padus di Katedral Kristus Sang Penyelamat di Moskow, tapi itu ga lama ketika katedral tersebut dihancurkan. Dia pun belajar biola dan padus di Teater Bolshoi pada umur 7-8 tahun.

Perbedaan itu lebih jelas pada lagu “Kalinka”. Kalinka pada Nikitin (tahun 1948) terdengar tradisional. Lalu Kalinka pada Belyaev (1956-90an) terdengar seperti opera. Tapi setelah wafatnya Boris, yang kemudian diganti oleh Malev, Kalinka kembali terdengar tradisional walo alat musik sudah sangat modern.

———————

Kalo ingat Kalinka, ingatlah Nikitin

Kalo ingat Ey Ukhnem, ingatlah Kharitonov

Kalo ingat Pesnya O Prage, ingatlah Bukreev

Kalo ingat Solov’i, ingatlah Belyaev

Kalo ingat Poema Ob Ukraine, ingatlah Gavva

Kalo ingat Dorogoy Dlinnoyu, ingatlah Stolyar

Kalo ingat Put’ Dalyeki Do Tippereri, ingatlah Razumovsky

Kalo ingat Vdol’ Po Ulitse Metelitsa Metyet, ingatlah Didenko

Kalo ingat Zhuravli, ingatlah Ruslanov

Kalo ingat Pesnya O Dnepre, ingatlah Frolov

Kalo ingat Moskva-Pekin, ingatlah Gerasimov

Kalo ingat Yekhal Ya Iz Berlina, ingatlah Gres

Kalo ingat Zhdi Soldata, ingatlah Sanin dan Bykov

Kalo ingat Iz Pod Duba Iz Pod Vyaza, ingatlah Sergeev.

dan kalo ingat saya, ingatah untuk ngasi kado, ato paling ga kasi saya komen disini :lol: :lol: :lol:

btw ga usah diingat yg bagian atas jg gpp, inget yg bagian paling bawah aja :p

Kalau ada kesalahan dalam tulisan ini, atau mungkin ada yang mau ditambahkan tentang Alexandrov Ensemble, silahkan untuk menulis kritik dan sarannya yaaa.

PS : aslinya ada beberapa foto yang sebenarnya berwarna, tapi aku kebablasan membuatnya menjadi B/W. Sorry…. :(

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.